PA033: Nuh: Taat Meski Orang Menertawakan
Nuh: Taat Meski Orang Menertawakan
(11) Bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan. (12) Allah melihat bumi itu dan sekonyong-konyong rusak benar, sebab segala makhluk di bumi mendesakkan kelakuannya. (13) Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi. (14) Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; kamarilah bahtera itu and peburlah dia dari dalam dan dari luar dengan pakal. (15) Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya. (16) Buatlah sebuah atap pada bahtera itu, dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintu di lambungnya; buatlah bertingkat bawah, tengah dan atas. (17) Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang bernyawa dan bernafas di kolong langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa. (18) Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu. (19) Dan dari segala yang hidup, dari segala makhluk, dari semuanya haruslah engkau bawa sepasang ke dalam bahtera itu, supaya terpelihara hidupnya bersama-sama dengan engkau; jantan dan betina haruslah ada. (20) Dari segala jenis burung dan dari segala jenis hewan, dari segala jenis binatang melata di muka bumi, semuanya harus datang kepadamu supaya terpelihara hidupnya. (21) Dan bawalah bagimu segala apa yang dapat dimakan; kumpulkanlah itu padamu, untuk menjadi makanan bagi engkau dan bagi mereka." (22) Dan Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.
Uraian Pelajaran:
Bumi pada masa itu telah penuh dengan kejahatan dan kekerasan di hadapan Allah. Allah memerintahkan Nuh membuat sebuah bahtera besar dari kayu gofir untuk menyelamatkan keluarganya. Perintah tersebut dirasa aneh oleh orang sekitar karena letaknya jauh dari laut. Nuh diejek dan ditertawakan oleh masyarakat setempat akibat membangun kapal besar di daratan.
Meskipun demikian, Nuh tidak mundur atau merasa ciut. Ia taat melakukan setiap perintah TUHAN dengan tepat tanpa mengeluh sedikit pun. Umat TUHAN dipanggil untuk tetap memegang firman-Nya serta hidup bersih sampai akhir.
Perhatikan dan Jawablah:
Berdasarkan ayat 22, bagaimanakah cara Nuh melakukan segala perintah yang diberikan Allah kepadanya?
"Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan mereka." (1 Petrus 2:16)
Penerapan dan Komitmen:
Menurut Bp/Ibu/Sdr, firman Tuhan atau nasihat rohani apa yang terasa berat untuk ditaati karena adanya ejekan, hambatan fisik, atau suasana rumah yang kurang mendukung?
Terima kasih telah menyelesaikan pelajaran ini.
← Kembali ke Ruang Kelas




Komentar
Posting Komentar