PA035: Amsal: Belajar dari Semut yang Rajin
Amsal: Belajar dari Semut yang Rajin
(6) Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: (7) biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, (8) ia menyediakan rotinya pada musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen. (9) Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring? Bilakah engkau bangun dari tidurmu? (10) "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring" — (11) maka kemiskinan akan datang kepadamu seperti seorang penyamun, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.
Uraian Pelajaran:
Raja Salomo memberikan nasihat hikmat dengan mengajak umat TUHAN memperhatikan perilaku semut yang kecil tetapi memiliki ketekunan luar biasa. Semut tidak menunggu perintah atau pengawasan dari orang lain untuk bekerja. Mereka bergerak sendiri untuk menyimpan persediaan makanan sebagai persiapan menghadapi masa depan.
Ketekunan dan kerajinan adalah bentuk rasa syukur kepada TUHAN atas anugerah kehidupan. Setiap pengikut Kristus dipanggil untuk memakai waktu serta tenaga secara bijak dalam keseharian. Umat TUHAN didorong untuk terus berusaha dalam kebaikan sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Perhatikan dan Jawablah:
Berdasarkan ayat 7, apakah semut mempunyai pemimpin, pengatur, atau penguasa yang menyuruhnya bekerja?
"Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan mereka." (1 Petrus 2:16)
Penerapan dan Komitmen:
Hal kecil apa yang dapat dilakukan minggu ini di rumah; seperti merapikan ruangan atau menjaga kebersihan; sebagai bentuk sikap rajin?
Terima kasih telah menyelesaikan pelajaran ini.
← Kembali ke Ruang Kelas




Komentar
Posting Komentar