• Masalah
  • Kuatir
  • Sedih
  • Bimbang

KELOMPOK SABDA

Ayat TepatPenuntun bersikap, berelasi, dan saat berbeban
Pilihan ▾
Renungan Perenungan kebenaran Firman TUHAN
Pilihan▾
Pendamping Baca & Ingat FirmanBaca Alkitab dan latih ingat Firman TUHAN
Pilihan ▾

KELOMPOK IMAN

Kebenaran Alkitab Sajikan pengajaran Alkitab dari berbagai konteks.
Pilihan ▾
Teguh Iman Kajian cermat terhadap topik dan isu pilihan.
Pilihan ▾
Kuat Iman Kisah dan peristiwa yang kuatkan iman
Pilihan ▾
KrisMeter Alat bantu periksa kondisi diri dalam beriman secara berkala.

KELOMPOK PENDUKUNG

Sumber InformasiKumpulan daftar literasi dan wawasan penunjang pelayanan.
Pilihan ▾
RagamAsah pengetahuan Alkitab yang menyegarkan untuk waktu santai.
Pilihan ▾
Kembali ke Atas ↑ 💝 APRESIASI

TI-014: Benarkah Yesus Kristus Satu-satunya jalan keselamatan?

Ilustrasi Salib Kristus
🔊 HIKMAT SUARA AUDIO
Ringkasan dan Kesimpulan Jawaban:

Yesus Kristus bukan sekadar salah satu jalan, melainkan satu-satunya jalan menuju Tuhan. Ini bukan karena kita merasa lebih hebat dari orang lain, melainkan karena hanya Yesus yang sanggup membayar harga dosa manusia melalui kematian-Nya di kayu salib.

Banyak orang bertanya, "Di dunia yang luas ini, bukankah semua agama mengajarkan kebaikan? Mengapa Kristen begitu yakin bahwa hanya Yesus satu-satunya jalan menuju keselamatan?"

1. Kata-kata Yesus Sendiri

Kita percaya ini bukan karena pendapat manusia, tetapi karena Yesus sendiri yang mengatakannya dengan sangat jelas: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku" (Yohanes 14:6). Jika kita percaya Yesus adalah Tuhan, maka kita harus memegang teguh ucapan-Nya.

2. Masalah Dosa Perlu Jalan Keluar yang Benar

Dosa itu seperti hutang yang sangat besar yang tidak sanggup kita bayar. Karena Allah itu kudus, Dia tidak bisa membiarkan dosa begitu saja. Dibutuhkan seseorang yang bersih dari dosa untuk menggantikan posisi kita. Hanya Yesus yang memenuhi syarat itu. Dialah satu-satunya jalan keluar yang disediakan Tuhan bagi kita yang tidak berdaya (1 Timotius 2:5-6).

3. Ini Soal Kasih, Bukan Soal Kebencian

Menyebut Yesus sebagai satu-satunya jalan bukanlah bentuk kebencian atau kesombongan. Sebaliknya, ini adalah bukti kasih Tuhan yang luar biasa. Allah sudah membuatkan jembatan untuk kita pulang kepada-Nya (Yohanes 3:16). Jika kita menolak jembatan itu, maka kita menolak kesempatan yang sudah diberikan-Nya dengan cuma-cuma.

CATATAN PENTING Keselamatan bukan tentang agama mana yang lebih baik, tetapi tentang siapa yang sanggup menyelamatkan kita dari dosa. Hanya Yesus yang telah mati dan bangkit untuk kita.

Kesimpulan

Percaya kepada Yesus sebagai satu-satunya jalan adalah keputusan iman yang paling berharga. Kita punya kepastian karena kita bersandar pada janji Tuhan yang setia, bukan pada usaha kita sendiri (Kisah Para Rasul 4:12).

Penulis Penelaah: [DAS]


Ayat-Ayat Alkitab Landasan:

Yohanes 3:16; 14:6; Kisah Para Rasul 4:12; 1 Timotius 2:5-6; 1 Yohanes 5:11-12.


💝 DUKUNGAN