• Masalah
  • Kuatir
  • Sedih
  • Bimbang

KELOMPOK SABDA

Ayat TepatPenuntun bersikap, berelasi, dan saat berbeban
Pilihan ▾
Renungan Perenungan kebenaran Firman TUHAN
Pilihan▾
Pendamping Baca & Ingat FirmanBaca Alkitab dan latih ingat Firman TUHAN
Pilihan ▾

KELOMPOK IMAN

Kebenaran Alkitab Sajikan pengajaran Alkitab dari berbagai konteks.
Pilihan ▾
Teguh Iman Kajian cermat terhadap topik dan isu pilihan.
Pilihan ▾
Kuat Iman Kisah dan peristiwa yang kuatkan iman
Pilihan ▾
KrisMeter Alat bantu periksa kondisi diri dalam beriman secara berkala.

KELOMPOK PENDUKUNG

Sumber InformasiKumpulan daftar literasi dan wawasan penunjang pelayanan.
Pilihan ▾
RagamAsah pengetahuan Alkitab yang menyegarkan untuk waktu santai.
Pilihan ▾
Kembali ke Atas ↑ 💝 APRESIASI

SB012 (Sehari-hari): Sebungkus Permen di Jalanan

Sebungkus Permen di Jalanan

Ilustrasi

Seorang pemuda sedang berjalan kaki menikmati udara sore yang cerah. Sambil berjalan, dia memakan sebutir permen manis. Setelah permen itu habis, dia membuang bungkus plastik kecilnya begitu saja ke tepi jalan, sambil berbisik dalam hati, Ah, hanya satu plastik kecil ini, tidak akan jadi masalah.

Tanpa dia sadari, ada ratusan orang lain yang melewati jalan itu dan memiliki pikiran yang sama dengan dirinya. Mereka semua membuang satu sampah kecil ke tempat itu. Ketika hujan lebat turun pada malam harinya, jalanan tersebut langsung banjir karena saluran airnya tersumbat oleh tumpukan sampah plastik.

Cerita ini memperlihatkan bahwa tumpukan keburukan yang besar sering kali berawal dari pembiaran satu kesalahan kecil yang dilakukan bersama-sama secara terus-menerus.

Perenungan:

Kita kadang mengabaikan satu kesalahan kecil atau dosa kecil karena merasa tidak ada dampaknya. Padahal, jika dibiarkan, kebiasaan buruk yang kecil itu lama-kelamaan akan merusak hidup kita dan merugikan sesama. Mari kita belajar menjaga hati dan tindakan agar tetap bersih, bahkan dari hal-hal kecil yang tidak dilihat oleh orang lain, karena TUHAN selalu melihat hidup kita.

Amsal 4 ayat 23 "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."

💝 DUKUNGAN